Digital Library

08 Jan 2018

Tembak di Tempat: Kebijakan Penanganan Narkotika yang Salah Arah

Menembak seorang tersangka seharusnya tidak dapat dijadikan sebuah perintah. Ia seharusnya datang dari sebuah situasi yang memaksa seorang penegak hukum untuk melakukannya. Jika menembak saja diperlukan sekian prasyarat, maka seharusnya tembak mati bukanlah sesuatu yang patut dilakukan. Ia, nyata-nyata, adalah pelanggaran prosedur juga hak asasi manusia.

Bagaimanakah efektivitas tembak di tempat sebagai salah satu upaya represif negara dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika? Serta, bagaimanakah tembak di tempat dipandang dari sudut pandang hukum dan hak asasi manusia (HAM)? Semoga tulisan sederhana ini dapat menjadi awalan bagi kita semua untuk memahami lebih banyak dan berdiri lebih teguh menyerukan kebijakan narkotika yang humanis.