What is Happening

01 Feb 2018

Lokakarya: Sesi Pelatihan Penulisan Kreatif dan Keterampilan Komunikasi

Rabu, 31 Januari 2018 – Advokasi Perempuan PKNI mengadakan Lokakarya tentang ‘Penguatan Pengorganisasian dan Peningkatan Kapasitas’ bagi komunitas perempuan pengguna Napza. Lokakarya ini berlangsung di Hotel Yello, sejak hari Senin 29 Januari sampai 2 Februari. Lokakarya hari ini diikuti oleh lima belas anggota komunitas perempuan dengan materi komunikasi publik yang dibagi menjadi dua sesi yaitu Latihan Menulis Kreatif dan Latihan Berbicara di Depan Publik.

Materi pertama dimulai dari jam 9 pagi yang diisi oleh Edo Andries Wallad sebagai narasumbernya. Edo Andries memberikan ulasan singkat tentang tulisan kreatif seperti cara membuat tulisan berita, fitur, dan rilisan pers. Setiap tulisan ini dibedakan dari alasan dan tujuan penulisan. Misalnya rilisan pers dibuat untuk media massa yang berisi tentang tanggapan isu atau kegiatan yang dilakukan.

Setelah penyampaian materi, para anggota komunitas perempuan mencoba mempraktikan penulisan kreatif dengan isu bebas. Dari sesi ini diharapkan para anggota komunitas perempuan dapat mempraktikannya untuk advokasi ke publik seperti dalam pembuatan rilisan pers akan suatu isu.

Sesi kedua diisi dengan keterampilan komunikasi untuk berbicara di depan umum. Ratri Ninditya berkesempatan untuk membagi ilmunya tentang tata cara berkomunikasi yang baik. Acara dibuka dengan sesi perkenalan oleh setiap anggota komunitas. Selanjutnya narasumber memberikan presentasi tentang keterampilan berbicara di depan umum.

Beberapa hal yang penting diperhatikan saat berbicara adalah alur pembicaraan. Alur pembicaraan harus dijaga agar tetap menarik perhatian pendengar dari awal sampai akhir misalnya dengan membuka pembicaraan dengan fakta atau humor, memberikan solusi atau pendapat, memberi kesimpulan, dan memberi motivasi ke pada para pendengar.

Setelah pemberian materi, anggota komunitas perempuan ini diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan bicara di depan umum. Keterampilan ini penting dalam advokasi misalnya ketika mengadakan konferensi pers atau presentasi di depan calon mitra kerja seperti kata Ratri Ninditya, “Agen-agen advokasi untuk menyuarakan kepentingan-kepentingan perempuan pengguna Napza.”


Daftar Peserta Lokakarya

1.           Christin Eka Wedhayanti (Aksi NTB, Mataram)

2.           Fepi Dahlia (KIPAS, Bengkulu)

3.           Devi Zahara Nurdianti (PESONA, Bengkulu)

4.           Melisa H.A Anakottapary (PKN Makassar)

5.           Sekar Putri Tanjung (Bekasi, Perempuan Bersuara)

6.           Dona Paletina (PKN Bandung)

7.           Wienda Umiati (MMC, Jakarta)

8.           Rosma Karlina (PKN Bogor)

9            Nurhayati (Armeth, DI Yogyakarta)

10.         Merry Natalia (West Borneo Action, Pontianak)

11.         Evy Afrianti (Taskon, Padang)

12.         Syarmila (PKN Jambi)

13.         Mia Sitorus (DKI Jakarta)

14.         Rizky Arinda (IKON, BALI)

15.         Mira Febriyanti (DKI Jakarta, Perempuan Bersuara)