What is Happening

06 Oct 2018

Community Visit of PWUD to PKNI's Base Camp

Jumat, 5 Oktober 2018 – Pada pukul 13.30 siang, base camp PKNI dikunjungi oleh tiga komunitas pengguna Napza. Kunjungan ini diterima oleh Farid Satria, Den Mas Tedjo, dan Doddy Parlinggoman. Kegiatan kunjungan komunitas ini merupakan bentuk tindak lanjut dari permohonan kelompok  pengguna Napza yang berdomisili di Jabodetabek untuk bergabung  menjadi simpul PKNI. Koordinator Nasional PKNI, Farid Satria mempersilakan ketiga komunitas tersebut untuk datang ke base camp guna berkenalan dan ramah tamah yang kemudian dilajutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Dewan Pengurus Pulau Jawa dan Dewan Pengawas.

Hadir ke base camp PKNI sekitar 13 (tiga belas) pengguna napza dari tiga kelompok yang berbeda, MUST (Methadone User Society Tebet), FORKON Jakarta (Forum Korban Napza), dan Canal Bekasi. Farid Satria memperkenalkan diri sebagai Kornas PKNI, ia juga memohon maaf kepada akar rumput terkait polemic yang terjadi di internal PKNI yang berdampak pada kurang optimalnya kerja-kerja organisasi.    

Perwakilan dari kelompok MUST menyampaikan keprihatinannya terkait konflik internal yang terjadi di organisasi PKNI dan berharap konflik ini dapat segera selesai dengan damai. MUST sudah mengajukan permohonan bergabung dengan PKNI, hanya saja masih butuh untuk melengkapi beberapa syarat administrasi.

FORKON segera mengajukan permohonan untuk bergabung lagi bersama PKNI setelah beberapa waktu sempat dibekukan. FORKON mengusulkan bahwa akan lebih baik jika dilakukan audit PKNI dari pihak eksternal terlebih dahulu, hal ini pastinya akan mempermudah kerja KORNAS PKNI terpilih.

CANAL berharap dapat segera berjuang bersama dengan PKNI untuk wilayah kerja Bekasi, mengingat selama ini Bekasi belum tersentuh dengan edukasi dan informasi terkait kebijakan Napza dan paralegal. Padahal, Bekasi memiliki wilayah yang sangat luas dan persebaran pencandu dari wilayah barat sampai timur kota Bekasi. Dalam waktu dekat, CANAL akan segera melaksanakan Musda (musyawarah daerah) yang menjadi salah satu syarat bergabung dengan PKNI.

Dan masih ada beberapa kelompok yang akan bergabung dengan PKNI dalam waktu dekat ini, baik itu yang baru akan bergabung maupun kelompok yang pernah menjadi bagian dari PKNI. Sampai saat ini sudah tercatat 11 kelompok yang akan bergabung dengan PKNI.

Acara kunjungan dari komunitas ini ditutup dengan ramah tamah penuh keakraban dan makan mie ayam bersama.