What is Happening

28 Oct 2015

Pembahasan HR Funding Crisis

Pada sesi HR Funding Crisis di Pernas AIDS V 2015, yang diadakan PKNI, Edo Agustian berbicara tentang Krisis keuangan HR Napza, yang tidak seksi di mata para donor international. Banyak Hambatan dalam pendanaan krisis UNAIDS 2013.

Dana yang di butuhkan IDU adalah 2,3 Milliar dollar/tahunnya, sedangkan dana yang tersedia UNAIDS 160 juta dollar dan hanya mencakup 7% dari kebutuhan. US dan UK tidak akan memberikan dana lagi, tetapi Belanda akan mengalokasi dana ke 14 negara dan salah satunya Indonesia. Pertanyaan Husein tentang petugas HR agar bisa masuk dalam  pembiayaan , karena menurut Husein petugas HR dari tahun 2002 tidak mendapatkan perhatian dri Pemerintah. Jawaban Edo Agustian tentang masalah ini adalah masih ada petugas lapangan yang sering terkena razia petugas hukum, yang mengakibatkan  pelaporan data fiktif.

Di saat yang bersamaan pada Sesi HR funding crisis Subhan (KPAN) pembahasan tentang NASA(Nasional AIDS Spending Assesment) di tahun 2015 yang menekankan jumlah kasus 2013-2014 yang semakin menurun dan jugat Belum ada data lampiran pasti untuk HR di Indonesia. Pada sesi berikutnya, Wibowo dari Spiritia menyampaikan agar tidak meninggalkan prinsip implementasi program dan berharap agar IDU yang masih baru bisa masuk ke dalam populasi yang lebih muda.