Digital Library

21 Jun 2018

Kekerasan Pasangan Intim dan Perilaku Seksual Berisiko HIV di antara Perempuan Pengguna Napza Suntik di Indonesia: Studi dengan Respondent-Driven Sampling (RDS)

Abstrak

Perempuan yang menyuntikkan Napza secara tidak proporsional dipengaruhi oleh HIV dan kekerasan pasangan intim; namun, hubungan antara kekerasan pasangan intim dan HIV masih kurang diteliti di antara wanita pengguna Napza di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Penelitian ini menguji asosiasi dan efek aditif dari berbagai bentuk korban kekerasan pasangan intim (psikologis, fisik, dan seksual) pada perilaku seksual berisiko HIV di kalangan perempuan pengguna Napza suntik di Indonesia. Respondent-driven sampling (RDS) digunakan untuk merekrut 731 wanita dari Jabodetabek dan Bandung. Prevalensi tertimbang RDS-II dari kekerasan pasangan intim tahun lalu adalah 68,9% (95% CI 65,0, 72,6) di Jakarta dan 55,9% (95% CI 48,0, 63,5) di Bandung. Dalam regresi logistik terpisah yang mengendalikan kovariat sosio-demografis, ketiga bentuk kekerasan pasangan intim menunjukkan asosiasi yang signifikan secara statistik dengan perilaku seksual berisiko. Setelah disesuaikan untuk semua jenis kekerasan pasangan intim, psikologis (OR 1,87; 95% CI 1,17, 2,99; p = 0,009) dan seksual (OR 1,98; 95% CI 1,22, 3,21; p = 0,006), kekerasan pasangan intim secara independen memprediksi perilaku seksual berisiko perempuan. Model efek marjinal menyarankan bahwa kejadian bersama dari berbagai bentuk kekerasan pasangan intim memiliki konsekuensi buruk yang lebih besar: perilaku seksual berisiko dilaporkan oleh 64,1% perempuan yang tidak mengalami kekerasan dari pasangan intim, dan meningkat menjadi 89,9% di antara wanita yang terpapar ketiga jenis bentuk kekerasan. Layanan pengurangan dampak buruk yang komprehensif, yang mengintegrasikan pemantauan dan pencegahan kekerasan pasangan intim sangat diperlukan untuk mengurangi HIV dan kekerasan pasangan intim.

Kata kunci: Kekerasan pasangan intim, HIV, perilaku seksual berisiko, perempuan, pengguna Napza suntik, Respondent-driven sampling (RDS)

Lihat artikel lengkapnya di sini atau unduh.