What is Happening

12 Oct 2017

Diskusi Terbatas “Perlindungan HAM Bagi Terpidana Mati dan Keluarga Terpidana Mati"

Pada hari kamis, 12 Oktober 2017, PKNI menghadiri acara diskusi terbatas yang diadakan Ditjen HAM dan Human Rights Working Group (HRWG) membahas tentang HAM bagi terpidana mati dan keluarganya. Diskusi kelompok terarah ini diharapkan menghasilkan masukan untuk kajian lebih lanjut dan konkrit dalam hal tersebut.

Diskusi ini berfokus pada peran pemangku pemerintah dan masyarakat terhadap perlindangan HAM bagi terpidana kasus berat seperti terorisme dan pengedar narkotika khususnya yang dipidana mati dan dampak untuk keluarganya, seperti stigma, hilangnya sumber ekonomi, psikologi, dan lainnya. Selain itu juga dibahas bentuk dan konsep mekanisme perlindungan, juga kemungkinan hukuman alternatif untuk pelanggaran berat dan kejahatan termasuk rehabilitasi dan bukti berdasarkan pengambilan keputusan dalam sistem peradilan.

Selain mengundang beberapa kementerian terkait, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Ombudsman, turut hadir juga komponen masyarakat seperti Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, HRWG, dan PKNI sendiri.

Dalam diskusi ini PKNI mendorong fair trial dan terdakwa harus disediakan pembelaan hukum yang memadai, PKNI secara khusus juga mempertanyakan efektivitas dampak jera hukuman mati pada kasus narkotika, yang faktanya setelah beberapa eksekusi hukuman mati, kasus narkotika tidak mengalami penurunan bahkan terus meningkat. PKNI juga mengkhawatirkan dengan adanya eksekusi hukuman mati justru memutus rantai penyelidikan ke sindikat narkotika yang lebih besar.

Hasil diskusi ini sendiri menghasilkan kesimpulan diantaranya: diperlukan instrumen hukum yang memadai terkait perlindungan narapidana hukuman mati dan keluarganya, perlunya mekanisme dan penguatan kelembagaan dalam proses penanganan putusan hukuman mati. Dalam diskusi ini juga dipaparkan bahwa ketersediaan SDM di lapas belum memadai, serta rekomendasi untuk memperbanyak petugas psikolog dan tenaga medis di Lapas.