What is Happening

13 Nov 2017

Pembahasan Revisi Undang-Undang Narkotika dalam Forum Multipihak Organisasi Masyarakat Sipil dengan ATAP

Kamis-Jumat (9-10 Oktober) 2017 Persaudaraan Korban Napza Indonesia menghadiri acara rapat Forum Multipihak RUU Narkotika. Acara yang difasilitasi oleh Westminster for Democracy ini turut mengundang sejumlah Organisasi Masyarakat Sipil serta para tenaga ahli DPR RI yang tergabung dalam Asosiasi Tenaga Ahli Parlemen (ATAP) serta akademisi untuk duduk bersama membahas mengenai proses penyusunan revisi Undang-Undang Narkotika.

Acara tersebut dilaksanakan selama dua hari, dimana hari pertama merupakan pemaparan perkembangan proses revisi Undang-Undang Narkotika oleh perwakilan tenaga ahli dari DPR. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan evaluasi masyarakat sipil terhadap UU Narkotika saat ini. PKNI, MaPPI FHUI, LBHM, ICJR, PBHI serta KONTRAS sebagai bagian dari Koalisi Revisi UU 35/2009 memaparkan evaluasi secara tematik, mulai dari segi pemidanaan, hukum acara pidana, kewenangan lembaga, hingga pendekatan kesehatan yang masih lemah diterapkan. Respon aktif dari para tenaga ahli dalam menanggapi evaluasi masyarakat sipil membuat diskusi ini menjadi sangat dinamis.

Hari kedua merupakan pembahasan rencana tindak lanjut bersama antara ATAP dan Organisasi Masyarakat Sipil kedepan. salah satu rencana tindak lanjut tersebut adalah adanya komitmen bersama untuk terus mengawal proses revisi Undang-Undang Narkotika diikuti dengan langkah-langkah strategis