What is Happening

21 Nov 2017

Pelatihan Sensitisasi Media: Kesadaran Publik pada Hepatitis C

Pada hari Jumat dan Sabtu, 3-4 November 2017, PKNI mengadakan Pelatihan Pemberitaan Kesadaran Publik pada Hepatitis C untuk Media. Kegiatan yang dilakukan di Hotel 101 Bogor ini dihadiri oleh tiga belas media berbeda. Kegiatan hari pertama diisi oleh narasumber dari PPHI dan Pemerintah. Sedangkan hari kedua merupakan forum tanya jawab dengan narasumber pengidap Hepatitis C. Pelatihan ini diikuti media dari JURNALBOGOR, Pojoksatuid, InilahOnline.com, Globalnews.com, Mediabogor.com, TribunnewsBogor.com, Portalsapeken.com, Linkbogor.com, Gohitz.com, KBR (Kantor Berita Radio), Balaikita.com, Hallobogor.com, Tempo, @infobogor, Sindonews, Tirto.

Hari Pertama: Jumat, 3 November 2017

Kegiatan pelatihan media dibuka oleh Edo Andries dengan memberi pembukaan tentang PKNI dan pentingnya isu Hepatitis C. Sebelum masuk ke sesi narasumber, Arif Irawan menjelaskan tentang program PKNI dalam Advokasi Program Hepatitis C Nasional. Sesi pembukaan ini dilanjutkan dengan penayangan video Layanan Kesehatan Masyarakat yang pernah dibuat PKNI mengenai Hepatitis C.

Sesi selanjutnya adalah sesi pemaparan oleh narasumber. Narasumber pertama adalah dr. Irsan Hasan dari PPHI. dr. Irsan memberikan presentasi yang merupakan perkenalan pada penyakit Hepatitis C dari sudut pandang ilmiah. Penjelasan pun dilanjutkan dengan kondisi Hepatitis C di Indonesia. Presentasi pun masuk ke cara deteksi dan penangan Hepatitis C seperti akses terapi dan keberhasilan terapi. Setelah pemaparan dr.Irsan selesai, sesi tanya jawab dibuka oleh Edo Andries untuk rekan jurnalis yang datang.

Pelatihan media dilanjutkan dengan dr. Regina T. Sidjabat sebagai narasumber. dr. Regina adalah Kepala Seksi Hepatitis, Kemenkes RI. dr. Regina membuka presentasi dengan fakta bahwa Hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat dunia. dr. Regina menjabarkan kondisi di Indonesia tentang penyakit Hepatitis C dan apa yang sudah dilakukan pemerintah dalam mengatasi masalah ini. Kemenkes telah melakukan upaya promotif dan preventif dalam mengatasi Hepatitis C dimulai dari melakukan deteksi dini sampai meningkatkan akses ketersediaan obat. Menurut dr. Regina eliminasi Hepatitis C harus dilakukan multisektoral dengan dukungan dari seluruh pihak. Presentasi pun dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Arif Irawan.

Hari Kedua: Sabtu, 4 November 2017

Pada hari Sabtu, kegiatan pelatihan media dilanjutkan dengan mengadakan sesi tanya jawab atau sharing dengan dua narasumber yang merupakan pengidap Hepatitis C. Ijul adalah narasumber yang sudah dan sedang melakukan terapi sedangkan Egay adalah narasumber yang belum melakukan terapi Hepatitis C. Acara dimulai oleh Edo Andries dengan menayangkan video kampanye Hepatitis C dan memperlihatkan websitus napzadanhati.info yang berisi informasi terintegrasi mengenai Hepatitis C dan akses terapi.

Selanjutnya, Arif Irawan memperkenalkan narasumber dan membuka sesi sharing ini. Ijul dan Egay memperkenalkan diri dan menceritakan pengalaman masing-masing dengan Hepatitis C mulai dari terapi yang dilakukan sampai saat pertama kali terindikasi penyakit tersebut. Sesi sharing ini dipimpin oleh oleh Edo Andries yang memberikan beberapa pertanyaan kepada para narasumber. Setelah itu, sesi tanya jawab dengan media pun dibuka. Beberapa jurnalis menanyakan pertanyaan yang beragam mulai dari stigma di masyarakat, pengalaman menggunakan akses BPJS, dan bagaimana cara PKNI dapat memotivasi kawan-kawan pengidap Hepatitis C. Setelah sesi tanya jawab, rangkaian acara Pelatihan Media ini pun ditutup dengan foto bersama panitia dan rekan jurnalis.