What is Happening

29 Oct 2015

Perempuan Penngguna Napza di Indonesia: Jejak menuju kebijakan dan praktek

Pada tanggal 28 Oktober 2015 di Pernas AIDS V, PKNI membuat sebuah sesi yang berjudul Perempuan Penapza di Indonesia: Jejak menuju kebijakan dan praktek. Sebagai moderator ada ibu Fonny dari KPAN, sedangkan pembicara ada Claudia Stoicescu yang  membuat penelitian untuk pengguna napza perempuan yang bernama; Perempuan Bersuara, lalu dari Kemenkes ada Dr. Fatcha dan Dr. Hans, seddangkan mewakili komunitas, ada Ratu Tatiek dari Rumah Singgah Peka. Dr Fatcha menyatakan dalam paparannya bahwa kebijakan secara umum tidak berpihak hanya ke perempuan atau lelaki namun untuk seluruh gender. Sedangkan Dr. Hans menyatakan di paparannya bahwa data yang tersedia tidak cukup menggambarkan besar masalah pada perempuan pengguna Napza. Lalu Cladia menyatakan penelitian Perempuan bersuara adalah studi kuantitatif perempuan penasun terbesar di Indonesia. Studi ini dilaksanakan oleh PKNI, Atmajaya dan Oxford. Sedangkan Tatiek pada paparannya mngungkapkan mayoritas perempuan penasun tidak berani untuk membuka statusnya, ini menjadi masalah sendiri untuk dirinya.