What is Happening

07 Nov 2015

Kongres PKNI III hari Kedua

Hari kedua Kongres PKNI III 2015 dibuka dengan pemutaran film “Mati perlahan : dibalik perang terhadap narkoba di Indonesia” oleh PKNI. Dilanjutkan dengan pemilihan pimpinan sidang. Disepakati oleh forum bahwa tidak perlu adalagi pemilihan sidang sementara karena tata-tertib sudah disepakati di hari pertama. Oleh karena itu proses berlanjut ke pemilihan sidang tetap.

Pimpinan sidang terpilih adalah :

  1. Pimpinan Sidang : Andreas Pundung (MMC – Jakarta)
  2. Anggota : Farid Satria (PKN Makasar)
  3. Anggota : Ratu Tatiek (PKNB – Bogor)

Setelah itu acara dilanjut dengan pengesahan anggota kelompok PKNI. Ada 7 nama kelompok baru yang akan disahkan di kongres kali ini:

  1. Garuda – Jakarta
  2. Kuldesak – Depok
  3. Pilot – Lotim
  4. PKN Jambi
  5. Taskon – Padang
  6. PKN Bukit Tinggi
  7. WBA – Kalbar

Selain pengesahan anggota secara seremonial dilakukan juga pencabutan pembekuan kelompok MMC (Menteng Mantraman).

Hari kedua kemudian berlanjut dengan laporan pertanggung jawaban Dewan Pengawas periode 2011 – 2015. Laporan tersebut disampaikan oleh Adi Mantara sebagai koordinator dewan pengawas. Laporan tersebut diterima dengan baik oleh seluruh peserta kongres.

Setelah itu ada Laporan Pertanggung Jawab Badan Pengurus Nasional (BPN) periode 2011 – 2015. Laporan tersebut secara garis besar diterima dengan beberapa catatan oleh forum. Catatan terhadap Badan Pengurus Nasional (BPN) antara lain:

  • Fokus ke advokasi karena selama 4 tahun ini sudah cukup fokus kepada public health
  • Kedepannya bisa lebih memperhatikan kelompok didaerah
  • Peningkatan kapasitas kelompok di daerah
  • Inventarisasi logistik dokumentasi kerjaan BPN selama 4 tahun perlu diberikan kepada pimpinan sidang baik secara simbolis ataupun catatan. Supaya ketika KORNAS berganti dokumentasinya lengkap

Hari kedua Kongres PKNI ditutup dengan Laporan Pertanggung Jawaban Dewan Pengurus periode 2011 – 2015 yang diterima oleh seluruh peserta kongres.