What is Happening

09 Nov 2015

Kongres III PKNI 2015 Lahirkan Kepengurusan Periode 2015-2019

Kegiatan hari ketiga kongres III PKNI dimulai dengan pemutaran film “profile PKNI” tentang perjalanan PKNI selama empat tahun ini dibawah pimpinan Edo Agustian. Kemudian membahas adendum AD dan ART PKNI. Ada beberapa masukan dari teman-teman di beberapa pasal yang akan diperkuat secara teknis dan penjelasan didalam ART.

Acara dilanjutkan dengan kepengurusan PKNI periode 2015-2019 yang mendapatkan hasil struktur sebagai berikut:

Dewan pengurus terpilih PKNI periode 2015 – 2019 adalah :

  1. Jawa : Doddy Parlinggoman
  2. Sumatera : Hasiolan tobing
  3. Sulawesi : Farid Satria
  4. Kalimantan : Troy Purimahua
  5. Bali : Adi Mantara
  6. Ratu Tatiek (wakil perempuan)
  7. Dea Fira Mantiri (wakil perempuan dan remaja)

Dewan Pengawas PKNI periode 2015 – 2019 adalah :

  1. Novian (IKON – Bali)
  2. Adit (PKN Lampung)
  3. Marvin (PKN Kepri)

Untuk pemilihan calon KORNAS mengeluarkan calon tunggal yaitu Edo Agustian. Kornas periode 2015 – 2019 adalah Edo Agustian dengan suara aklamasi dari seluruh konstituen Kongres III PKNI. Pimpinan sidang secara simbolis menyerahkan proses selanjutnya dari kongres III PKNI ini kepada Koordinator Nasional terpilih Edo Agustian. Dalam pidato Koordinator Nasional terpilih mengucapkan, terimakasih atas kepercayaannya telah memilih dirinya menjadi KORNAS periode 2015 -2019. Hal ini merupakan sesuatu amanah yang besar. Sesuai dengan tema kongres III PKNI : Membangun PKNI yang Berkarakter dan Mandiri dan mewujudkan kebijakan yang berpihak kepada pengguna napza. Ada 9 poin yang menjadi komitmen dan prioritas untuk PKNI kedepannya. :

  1. Membangun organisasi menjadi garda terdepan dalam upaya pemenuhan hak pecandu demi terpenuhinya rasa aman serta keadilan
  2. Mendorong pemerintah untuk selalu memenuhi tanggung jawabnya dalam pengembangan dan implementasi kebijakan yang terkait dengan pemasalahan napza secara lebih manusiawi dan berpihak kepada korban
  3. Memperkuat simpul-simpul organisasi melalui penguatan kelompok berbasis kesekretariatan di seluruh wilayah kerja PKNI
  4. Meningkatkan dan memperkuat intensitas supervisi kelompok anggota PKNI untuk menciptakan ketahanan sumber daya kelompok anggota PKNI
  5. Memperkuat sitem koordinasi dan pengelolaan organisasi guna meningkatkan akselerasi pelaksanaan program- program kerja dalam mencapai tujuan organisasi PKNI
  6. Secara keras, mendorong implemantsi dekriminilisasi bagi pengguna napza yang bermasalah dengan hukum, melaluli paralegal / pendampingan hukum yg lebih sistematis
  7. Menciptakan kemandirian sumberdaya keompok anggota melalui pendampingan pembangunan kemitraan dan mobilisasi sumberdaya lokal di wilayah kerja kelompok anggota PKNI.
  8. Memperkuat kemitraan organisasi di tingkat internasional, guna mendukung kerja organisasi dalam mencapai tujuan dan menciptakan ketahanan serta kemandirian dukungan sumberdaya
  9. Membangun mekanisme kaderisasi yang kuat dan terarah guna mempersiapkan calon-calon pemimpinorganisasi yang mampu menyerap serta menyeimbangkan garis perjuangan organisasi PKNI untuk mencapai tujuan besar PKNI.